Camar4D | Togel Online | Slot Online - Kali ini kita Membahas Mahfud Mundur dari Ketua Asosiasi Pengajar HTN, Mari kita dengar Penjelasannya !!
![]() |
| Khawatir Konflik Kepentingan, Mahfud Mundur dari Ketua Asosiasi Pengajar HTN |
Ceritacamar4D - Menko Polhukam Mahfud Md mengundurkan diri dari Ketua Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN). Mahfud kemudian menunjuk Profesor Suko Wiyono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua APHTN-HAN.
Penunjukan itu dilakukan melalui rapat koordinasi nasional (rakornas) yang digelar secara virtual, Sabtu (7/11/2020). Suko ditugaskan sebagai Plt Ketua APHTN-HAN sampai diselenggarakannya musyawarah nasional (munas) yang akan datang.
BACA JUGA : 4 Penyebab Pemanasan Global karena Ulah Manusia
Menurut Mahfud, APHTN-HAN maupun Menko Polhukam harus dijabat secara profesional. Profesionalitas APHTN-HAN harus tampil dalam menyatakan pandangan ilmiah dan obyektif, sesuai dengan prinsip kebebasan akademik dan kebebasan mimbar akademik.
Mahfud khawatir jika dirinya masih menjabat sebagai ketua APHTN-HAN, akan menghambat profesionalisme dan menimbulkan konflik kepentingan. Untuk itu, Mahfud menunjuk Suko sebagai penggantinya.
"Di sini bisa ada conflict of interest, saya khawatir profesionalisme APHTN-HAN terhambat dan rikuh untuk menyampaikan sikap dan aspirasi jika Ketuanya masih dijabat oleh Menteri. Makanya saya minta APHTN-HAN dipimpin oleh yang lain saja", tuturnya.
BACA JUGA : Polisi Bubarkan Tawuran Antarwarga di Pasar Karuwisi Makassar

Profesor Suko Wiyono merupakan Wakil Ketua Umum APHTN-HAN. Suko juga merupakan guru besar hukum tata negara Universitas Negeri Malang dan rektor Universitas Wisnu Wardhana.
Selain menunjuk plt ketua, rakornas APHTN-HAN juga menunjuk Ketua Steering Committe Munas APHTN-HAN yang akan datang yakni guru besar hukum tata negara Universitas Padjajaran, Susi Dwi Harijanti.
BACA JUGA LAINNYA :


0 Komentar